Jiwa kosong
Otak membeku
Sukma merusuh
Jantung berdegup laju
Terkapar dalam kelam
Di dakap malam
Mata terpejam
Suasa suram berbalam
Hilang punca
Mencongak kehidupan
Kian parah
Tambah meresah
Hanya mampu berserah
Sudah pasrah
Teramat payah
Tubuh menyerah
Begitu berat dugaan
Tak tertahan tanggungan
Terhimpit perasaan
Berkecai harapan
Sudah hilangkah kehidupan
Masih bernyawa
Terasa sudah di matikan
DugaanMu Tuhan
Dalam kehidupan
Berbagai cabaran
Dari hina di muliakan
Dari mulia di hinakan
Bagai satu putaran
Melengkap kehidupan
Bak satu ujian
Yang harus di tempoh
Bersama keimanan
Segalanya ketentuan
Ujian Mu Tuhan
Untuk menilai
Murni ke imanan....
Otak membeku
Sukma merusuh
Jantung berdegup laju
Terkapar dalam kelam
Di dakap malam
Mata terpejam
Suasa suram berbalam
Hilang punca
Mencongak kehidupan
Kian parah
Tambah meresah
Hanya mampu berserah
Sudah pasrah
Teramat payah
Tubuh menyerah
Begitu berat dugaan
Tak tertahan tanggungan
Terhimpit perasaan
Berkecai harapan
Sudah hilangkah kehidupan
Masih bernyawa
Terasa sudah di matikan
DugaanMu Tuhan
Dalam kehidupan
Berbagai cabaran
Dari hina di muliakan
Dari mulia di hinakan
Bagai satu putaran
Melengkap kehidupan
Bak satu ujian
Yang harus di tempoh
Bersama keimanan
Segalanya ketentuan
Ujian Mu Tuhan
Untuk menilai
Murni ke imanan....
“Sedikit waktu yang kita habiskan untuk menuntut ilmu, maka kita akan merasakan manafaatnya jauh lebih panjang dari waktu yang kita habiskan untuk menuntut ilmu”
“Siapa yang di masa mudanya bersusah-susah/berpayah-payah dengan ilmu dan amal, maka ia akan menuai hasil dimasa tuanya dengan indah. Tetapi sesiapa yang dimasa muda berleha-leha/hanya bersenang-senang, maka di masa tuanya dia akan dipaksa bekerja”
“Benih yang kita tanam hari ini, jika kita telaten merawatnya maka akan menjadi sebuah pohon yang kokoh dan akan menghasilkan buah yang manis untuk pemiliknya dan orang disekitarnya”
Dari Abu Barzah Al-Aslami, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ
“Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai: (1) umurnya di manakah ia habiskan, (2) ilmunya di manakah ia amalkan, (3) hartanya bagaimana ia peroleh dan (4) di mana ia infakkan dan (5) mengenai tubuhnya di manakah usangnya.” (HR. Tirmidzi no. 2417, dari Abi Barzah Al Aslami. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
SEMOGA BERMANFAAT...
